Sebuah prolog

Mengungkap Qalbu..

Dulu, aku mendapatkan sebuah kalimat dari salah seorang guruku yang sampai sekarang bener-bener masih aku ingat. Sebuah kalimat tentang Qalbun/qalbu/hati dalam bahasa arab.Beliau bilang; Maa Summiya bil qalbi in lam yataqallab. Tidak akan dinamakan qalbu/hati jika dia tidak bergejolak (yataqallab). Selama hati itu hidup, pasti dia akan terus bergejolak. Kadang bergerak lurus, kadang ke kiri, kadang serong ke kanan. Kadang gaung surgawi yang berdengung, namun tidak jarang gelegar jahanam yang menggelora. Itulah hati!

There are a lot of nuances we experience…banyak banget yang tercipta dari sesuatu yang kita sebut qalbu. So many things we can learn from it, either from our own or from others’ heart. Begitu banyak yang mungkin sudah tersampaikan ke sekitar kita, namun begitu banyak pula yang masih terpendam dan tertutup rapat dalam hati kita masing-masing.

Let’s share the joy, the sadness, or some other unrevealed feelings of us. Mari mengarungi bahtera qalbu yang tak terbatas….Silahkan tumpahkan segala rasa yang mungkin terpendam selama ini…

Ada banyak orang yang bisa sangat terbuka pada orang lain tentang apa yang dialaminya, tentang apa yang dirasakannya. Mudah bagi dia untuk bercerita dan berbagi. Bisa berjam-jam dia betah menceritakannya. Seolah-olah kalimat-kalimatnya bersambung terus menerus berjajar bak pulau-pulau, sambung menyambung…*_*. Nggak peduli yang dengerin sampe ngantuk-ngantuk.

Tapi sebaliknya, tidak sedikit dari kita neh yang susaaahhh banget cerita ama orang lain, terutama secara lisan. Biar kita udah berbusa-busa minta dia untuk berbagi cerita ama kita, tetep dech bungkam. Biar  kita sampe kernyit-kernyit dahi bujuk supaya dia ungkapin yang sedang dialami dan dirasakan, diem aja tuh teman. Lha, gimana coba kita bisa bantu kalo nggak tahu ada apa?

Nah, untuk itulah..media ini semoga menjadi alternatif penumpahan rasa, utamanya buat sobat sobat yang biasanya nggak bisa curhat langsung secara lisan. Tulis aja dech. Lebih enak, bisa diperbaikin atau diedit dulu. Tumpahkan sajalah semua rasa yang kian menggunung itu. Segala keluh kesah, dan barangkali…PENGAKUAN (CONFESSION). Selalu ada teman di dunia ini.Berbagilah Sobat…Jangan pendam dan sesak sendiri di dada. Kami ada.

Popularity: 4% [?]

About the Author