Mudah Percaya Wajah Cantik, Body Menggoda?

Saya ingin memulai coretan ini dengan 1 buah puisi dan berita kriminal dengan tema sama; kecantikan.

Don’t trust my beauty

Nor my love,please
Under a thick make-up
I only a heart of actress

Do remember you could never
never take my sorrow as a fact
Nor breaking heart into pieces when I play
My dear friend
I’m only an actress
Being wet with my own tears
always in other’s story
Today or tomorrow
All the time it is

Berikutnya mari kita simak berita dari Kompas.com berikut ini;

Nasib apes dialami Urip (45), tukang ojek yang biasa mangkal di Jalan Otista Raya tak jauh dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (27/2/2011) siang. Dia terperdaya kecantikan seorang penumpangnya sehingga kehilangan telepon seluler (ponsel).

Urip, warga Condet, Jakarta Timur, menuturkan, pada Minggu siang dia sedang mangkal di Jalan Otista, terkantuk-kantuk menunggu penumpang. Tiba-tiba di hadapannya muncul seorang wanita berparas cantik yang minta diantar ke Pasar Jatinegara. Setelah tawar menawar, mereka akhirnya sepakat bahwa ongkos ke Pasar Jatinegara adalah Rp 15.000.

Sesampainya di depan Pasar Jatinegara, si wanita cantik turun tapi belum membayar karena dia sibuk menelepon menggunakan telepon selulernya. Urip hanya diam menunggu pembayaran di atas sepeda motornya. Tak lama kemudian, wanita cantik itu mendekati Urip dan berkata hendak meminjam ponsel milik Urip, dengan alasan ponselnya kehabisan batere.

“Katanya baterenya low bat. Tentu saja saya kasih. Saya percaya soalnya orangnya cantik,” tutur Urip.

Menurut Urip, perempuan itu mengatakan bahwa temannya sudah berada di dalam pasar dan menunggunya. Karenanya sang wanita meminta izin masuk ke pasar sambil membawa ponsel Urip, agar dia bisa terus berkomunikasi dan menemukan temannya lebih cepat. Urip setuju saja.

Urip terus menunggu perempuan itu kembali. “Saya tunggu sampai satu jam, dia tidak keluar-keluar juga dari pasar. Saya sadar saya sudah ditipu,” kata Urip.

Karena kehilangan ponselnya yang senilai Rp 300.000, Urip melaporkan peristiwa ini ke Polsektro Jatinegara. “Uang sewa nggak dapat, ponsel juga hilang. Dasar sial hari ini,” ujar Urip.

Brader ‘n Sista....saat lagi gencar-gencarnya berita heboh tentang paket bom, kita kembali dihebohkan oleh berita tentang penipuan oleh wanita-wanita cantik dan berdaya ledak tidak kalah dari bom (heheheh…lebay) yaitu; Selly Yustiawati dan Melinda Dee. Tentu saja dengan modusnya masing-masing yang berbeda. Saya yakin sudah banyak dari kita yang tahu dan mengikuti beritanya. Tidak perlu kiranya diomongin lebih lanjut. Suatu hal yang jelas sama dari para pelaku itu adalah; wajah cantik dan dibalut dengan body yang ‘wacchhh…’. Sepintas banyak dari kita mungkin bergumam, ‘hmmmmm…pantes saja banyak yang terjerat, terperangkap, tertipu, dan apalah lagi namanya, tidak hanya dalam hal seks tapi juga yang lain-lain. Bakal panjang dech kalo diteruskan pembahasan tentang itu….hehehhe…

Apa pelajaran yang bisa saya dapat dari kejadian atau kasus ini? Tergantung sih, mau yang serius atau guyon? Kalo yang serius pelajarannya adalah:

a) Jangan mudah percaya pada penampilan fisik, benar-benar kita bisa tertipu dan terjerembab,

b) Jangan coba-coba main api kalo kita tidak siap sedia pemadamnya kalo terjadi percikan api atau bahkan kebakaran,

c) Jangan beri kesempatan. Kejahatan itu terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah, waspadalah (hehheh…kayak iklan acara TV aja…*_*)

Nah, kalo guyon, pelajaran yang bisa saya dapat adalah:

a) Jadilah cantik, apalagi dengan body ‘boohay’, biar lebih gampang menipu,

b) Jadilah cantik dan sexy biar lebih cepat kaya,

c) Pertimbangkanlah kembali untuk naksir dan menjalin hubungan dengan wanita cantik dan sexy,

d) ……..dan lain lain dech (silahkan diisi sendiri dah Brader ‘n Sista), saya jadi buntu sepertinya gara-gara Selly dan Melinda Dee…

OK dech..semoga bermanfaat coretan santai-santai ini…peace…Brader ‘n Sista

Popularity: 27% [?]

About suduthati

Tulisan Menarik Lainnya, Jangan Ketinggalan Baca