Mencengangkan. Itu kata pertama yang muncul dibenak saya ketika membaca info data dari Dinas Kesehatan Kaltim yang dihimpun Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kaltim mulai 1993 hingga Oktober 2010. Data itu menyebutkan jumlah penderita HIV (Human Immunodeficiency Virus) di Kaltim mencapai 1.725 orang dengan 411 positif AIDS (Acquired Deficiency Syndrome dan 107 diantaranya meninggal dunia. Dari kasus ini, Samarinda merupakan daerah terbanyak penderita HIV yakni 728 orang dengan positif AIDS 178 orang serta meninggal dunia 37 orang. Jumlah penderita 60 persen usia muda dengan usia antara 15-35 tahun.
Adapun penyebabnya dari pengguna narkoba sekitar 45 persen dan sisanya akibat sex bebas, jarum suntik, heterosex di lokalisasi serta tertular dari ibu yang terjangkit kepada anaknya.
| Kota | HIV positif | AIDS positif | Meninggal Dunia | |
| 1 | Samarinda | 728 | 178 | 36 |
| 2 | Balikpapan | 408 | 186 | 44 |
| 3 | Tarakan | 289 | 29 | 13 |
| 4 | Kutai Kartanegara (Kukar) | 102 | 8 | 3 |
| 5 | Paser | 3 | 1 | 1 |
| 6 | Berau | 9 | - | - |
| 7 | Bulungan | 2 | 1 | 2 |
| 8 | Nunukan | 80 | 4 | 4 |
| 9 | Malinau | 23 | - | - |
| 10 | Kutai Timur | 27 | 4 | 2 |
| 11 | Bontang | 24 | 3 | 3 |
| 12 | Kutai Barat | 28 | - | - |
| 13 | Penajam Paser Utara | 2 | 1 | 1 |
* Sementara itu data Dinas Kesehatan Malinau menyebutkan pengidap AIDS pada 2009 berjumlah 17 dan 5 diantaranya telah meninggal dunia. Kemudian pada 2010 jumlah penderita AIDS bertambah menjadi 19 orang dan 7 orang diantaranya meninggal dunia. (KK, 2/11/’10)
** Wao wao wao…Bener-bener nggak nyangka kalo sebanyak itu. Sebenarnya sih nggak heran banget kalo ada yang mengidap, tapi perkiraan saya awalnya nggak sebanyak itu. Tapi kalo dilihat-lihat lagi, dengan sejumlah tempat ‘jualan’ resmi (jiah, resmi…) yang ada, belum lagi yang jualan eceran…tidak mencengangkan lagi bagi yang tahu. Masyarakat Samarinda dan sekitarnya, bahkan yang luar Samarinda udah banyak yang tahu dimana titik-titiknya. Tinggal pilih. Jangan salah lho ya. Menurut sumber-sumber terpercaya, nggak kalah lah dengan penjual-penjual kota besar lainnya, bahkan ibukota.
Yang jadi masalah krusial adalah karena para penderitanya mayoritas berusia muda. Nah, itu dia. Saya yakin banyak orang yang belum kenal dengan Samarinda apalagi kota-kota lainnya di Kaltim (sok tahu neh…). Orang banyak berfikir dulu, dimana sih Samarinda? Lha, kalo ibukota provinsi aja nggak seberapa dikenal, apalagi kota-kota lainnya yang lebih kecil atau kurang berkembang? Tapi jangan salah lho. Untuk urusan mode, lifestyle, dsb, remaja remaja Kaltim, khususnya Samarinda dan Balikpapan, nggak kalah/ketinggalan dengan kota-kota besar lainnya. Bahkan, silahkan lihat sendiri seberapa besar gaya konsumtifnya. Weleh-weleh….Maknyosss…
Jadi, kalo diperhatikan baik-baik kondisi lingkungan sekitar dan lifestylenya, nggak kaget lagi dech kalo segitu angkanya.
Popularity: 28% [?]









Good day!This was a really outstanding blog!
I come from milan, I was fortunate to look for your theme in google
Also I learn much in your website really thanks very much i will come again
great thanks, mate. Thank you for dropping by. I’ve come to your blog as well, nice one. Good luck, mate.
Hey, I think your really on track with this, I wouldn’t say I am completely on the same page, but its not really that big of a issue.
Sick! Just acquired a brand-new Pearl and I can now read your blog on my phone’s browser, it didn’t function on my outdated 1.